Sakuranime.comRaftel, pulau terakhir di ujung Grand Line, rasanya kata itu yang diucapkan oleh Dr. Krockus di Tanjung Kembar dengan mengikuti Log Pose dari pulau ke pulau melewati Grand Line Paradise (awal) dan sampai ke ujung Grand Line di New World.

Kemudian setelah time skip, tepatnya Arc Zou, fakta baru terkuak tentang pulau misterius itu, dengan tidak meragukan Dr. Krockus yang merupakan kru Roger dan ikut ke Raftel (karena Roger waktu itu sakit dan Krokus harus tetap bersamanya).

Tapi fakta lain terungkap, ternyata Raftel tidak seperti pulau lainya untuk ke sana, di perlukan Road Pone yang merupakan koordinat menuju ke sana yang dibagi 4 sub koordinat dan jika disatukan, maka Raftel berada di tengah sub koordinat itu.

Bahkan sang Raja Bajak Laut pun harus mengulang perjalananya karena ternyata koordinat itu, Road Pone yang hanya bisa dibaca orang tertentu saja dipastikan Oden juga ikut ke Raftel dan menyalin semua Poneglyph dan menjadikannya Rio Pone atas permintaan Roger, karena faktanya Roger dan Reylight tidak bisa menulis Pone, hanya saja Roger bisa mendengarkan suaranya saja.

Rio Pone tidak pernah ada karena Poneglyph tersebar di seluruh dunia dalam potongan-potongan dan penjelasan berbeda dan kemungkinan ada di Raftel menurut kata-kata Roger yang tertulis di lonceng Shandia bahwa dia akan menuntunnya sampai ke akhir. Raftel memang pulau misterius yang akan mengungkap sejarah yang hilang, Lost Centuries, 800 tahun lalu.

Read More! Ulasan Tentang Devil Fruit Fuwa-Fuwa no Mi Milik Shiki

Keberadaanya yang mustahil ditemukan tanpa Road Pone dan mungkin bisa dengan Log Pose dengan mengikut alur yang dimulai dari awal Grand Line dan akhir. Pulau yang akan menguak fakta tentang dunia, Tenryuubito dan One Piece, saya sangat menantikan Bajak Laut Mugiwara menemukanya dan melihat sejarah dunia di OP. Meski harus menunggu 10 atau 15 tahun.