Sakuranime.com – Hai minna-swan, kemarin di Instagram ada teman yang chat mimin minta direviewkan satu anime yang akan menjadi topik utama kita kali ini, anime tersebut berjudul Mary to Majo no Hana atau dalam bahasa Indonesia berarti “Mary dan Bunga (Pupa) Penyihir”. Anime ini rilis pada tahun 2017, tapi sayang anime ini tidak banyak dilirik orang entah karena mengapa.

Jarang dilirik? Jelek yah min? di situs-situs ranking pun movie anime ini memiliki user sedikit namun apa yang istimewa? Ratingnya ternyata cukup bagus. Lantas apa yang menjadikan movie ini tidak pernah terdengar di telinga kita? Jawabannya Cuma satu, belum bisa mengalahkan kepopuleran movie lainnya. So, mimin nggak bilang jelek, silahkan simak review movie Mary to Majo no Hana versi Sakuranime di bawah ini.

Informasi:

English: Mary and the Witch’s Flower
Japanese: メアリと魔女の花
Tipe: Movie
Episode: 1
Status: Selesai
Tanggal rilis: 8 Juli 2017
Produser: Khara, Dentsu, Yomiuri Telecasting, Toho, Nippon Television Network, Amuse, Hakuhodo DY Media Partners, Lawson, Kadokawa, Sapporo Television Broadcasting, Miyagi Television Broadcasting, Shizuoka Daiichi Television, Chukyo TV Broadcasting, Hiroshima Television, Fukuoka Broadcasting System, LINE Corporation, Walt Disney Japan, KEN ON, D.N.dreampartners, Yomiuri Shimbun
Lisensi: GKIDS
Studio: Studio Ponoc
Diangkat dari: Book
Genre: Adventure, Fantasy, Magic
Durasi: 1 Jam 42 Menit
Rating: G – All Ages

Sinopsis:

Berawal ketika seekor kucing hitam bernama Tib menuntun Mary ke dalam hutan. Setelah sampai di sana, ia menemukan bunga misterius berwarna biru. Beberapa hari kemudian, sekali lagi Mary masuk ke dalam hutan dan lagi-lagi dituntun oleh Tib. Tapi kali ini, ia memecahkan buah bunga mirip bluberry tersebut sampai-sampai kekuatan bunga tersebut meluap dan menjadikan Mary menjadi Penyihir.

Cerita: 7.2/10

Ceritanya tentang sihir dan penyihir. Fantasinya seliar One Piece dan cerita magicnya mirip Harry Potter. Sayangnya magic di sini tidak terlalu di bahas, namun fokus pada konflik main character dan musuhnya.

Padahal dunia magic itu luas, di sini juga ditampilkan Academy Sihir yang uniknya mirip dengan sekolahnya Harry Potter, sayangnya anime ini tidak membahas tentang kehidupan sekolah.

Tapi jujur saja suasana sihir zaman 80-an di mana sapu terbang, mantra, dan segala macam masih terasa banget. Seperti misalnya tahun 80-an lalu pernah rilis anime semacam ini berjudul Majo no Takkyuubin.

Untuk sekarang ini sih banyak juga seperti Little Witch Acedemia atau Flying Witch yang lebih modern. Jika saja movie ini digarap pelan-pelan sebagai seri TV, mungkin lebih baik. Movie ini lebih cocok dijadikan tontonan keluarga, toh cerita juga sederhana dan adventure banget.

Untuk konflik yang dihadapi karakter utama cukup seru dan menegangkan, tapi masih gampang-gampang susah di tebak ceritanya padahal misterinya berasa banget. Anime ini termasuk shounen, jadi jangan harap bisa menemukan adegan-adegan penyihir membunuh target dengan brutal.

Grafis: 8.0/10

Menonton movie satu ini mengingatkan kita pada karya-karya Studio Ghibli yang penggambarannya khas. Anime ini juga, meski di buat oleh Studio Ponoc tapi entah mengapa kesannya mirip dengan Studio Ghibli.

Untuk anime movie yang rilis pada tahun 2017 rasanya tak perlu ditanya lagi soal grafisnya. Grafisnya sudah sangat bagus dan halus. Khususnya penggambaran dunia fantasy seperti pulau di atas langit, rumah tua, hutan, hewan, awan, monster, dan detail-detail rumput yang istimewa banget.

Karakter: 6.9/10

Jujur Sakuranime katakan untuk masalah karakter masih kurang. Anime ini berkesan “Sepi” tanpa adanya kehadiran banyak orang. Yah mimin tahu kalau MC kita tinggal dipedasaan, tapi setidaknya saat ia pergi berpetualang, bagusnya ada banyak karakter yang menemani.

Karakter utamanya masih anak-anak, jadi jangan harap cerita romance bakal terselip meski ada pasangannya, lebih cocok ke sahabat saja. Berikut ini karakter penting di anime Mary to Majo no Hana:

#1. Mary Smith

Anak kecil yang selalu mengeluh tentang betapa sialnya dia. Setiap kali ingin membantu, malah berujung berantakan. Karena itulah saat ia dipuji, ia menjadi sangat senang dan kadang sombong.

Tapi dia adalah gadis yang bertanggung jawab, setiap kesalahannya akan dia perbaiki sendiri. Ia suka berpetualang dan selalu priang, namun karena sifatnya ini ia harus terlibat dengan masalah yang dipicu karena kecerobohannya sendiri.

#2. Peter

Teman dari Mary, yah meski awalnya pertemuan mereka saling ejek dan membuat Mary benci pada Peter. Namun karena kecerobohan Mary, Peter harus terseret masalah antar penyihir. Tapi salut dengan pria muda ini, ia tak membenci Mary malah ingin membantu Mary keluar dari masalah.

#3. Charlotte

Ia adalah bibinya Mary. Mungkin terlihat seperti nenek tua pada umumnya, tapi ternyata ia punya rahasia mengejutkan di kala ia masih muda. Hal tersebut juga terkait dengan masalah yang dihadapi Mary.

#4. Madam Mumblechook

Dia ini Kepala Endor Academy ketika Mary terdampar di sekolah sihir. Ia terlihat seperti Madam pada umumnya, berwibawa namun tegas. Tapi sebenarnya, ia memiliki tujuan yang jahat.

#5. Doctor Dee

Salah satu Guru di Endor Academy dengan kemampuan ilmiah dan sihir kelas tinggi. Ambisinya sama dengan Madam, namun dibalik itu, ia juga berurusan dalam pengembangan sihir yang dilarang dan berbahaya.

Soundtrack: 7.1/10

Opening song untuk movie ini tidak ada, jadi saat permulaan, movie ini langsung masuk dalam cerita. Tapi insert song ternyata cukup bagus, enak rasanya mendengar lantunan gitar kuno yang cepat ketika sedang di adegan yang seru.

Nah kalau endingnya ada guys, malah cukup bagus dan suara penyanyinya lembut banget. Judulnya adalah “RAIN” yang dinyanyikan oleh SEKAI NO OWARI. So, hanya ending yang menarik di movie ini, sisanya yah standar saja.

Keseluruhan: 7.3/10

Untuk kamu yang suka dengan anime sihir, anime ini cukup direkomendasikan. Namun seperti yang dikatakan tadi, dunia sihir di movie ini masih diceritakan sempit, tidak dieksplor lebih dalam. Ceritanya benar-benar fokus pada masalah yang dihadapi oleh karakter utama.

Jika dipandang lebih dalam, baik di masa lampau dan masa depan, movie ini masih memiliki misteri yang ingin diketahui dan ceritanya masih bisa dikembangkan. Karakter utamanya pun kurang greget, hanya seseorang yang “Beruntung” saja bisa mendapatkan kekuatan.

Tapi perlu dicatat, movie ini bukan movie kelas rendahan yang membuat kamu berhenti menonton di menit ke-5. Nilai kehidupan di movie ini yang bisa dipetik adalah tanggung jawab itu penting, cukup mengena karena diperankan oleh anak kecil. Kita juga diperlihatkan jika untuk kedamaian, kita tidak perlu sihir, tidak selamanya berkilau itu indah.

Read More! Review After the Rain, Pelangi Muncul Setelah Awan Gelap

Nah itu dia sedikit review Sakuranime tentang movie anime Mary and the Witch’s Flower. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman dan nantikan pembahasan review anime pilihan lainnya hanya di Sakuranime.

Review Mary to Majo no Hana Indonesia | Sakuranime
Review Mary to Majo no Hana Indonesia | Sakuranime