Sakuranime.com – Hai domo! Setelah kemarin mimin sudah membahas Hinamatsuri, ada satu lagi anime yang rilis pada spring 2018 yang cukup memukau dan sebaiknya kamu tidak melewatkannya di spring 2018 lalu. Anime tersebut adalah SAO Alternative: Gun Gale Online!!!

Seperti judulnya, anime ini cuma cerita alternative dari seri SAO, bisa dikatakan hanya sebagai hiburan pelepas rindu sembari menunggu season ke-3 dari SAO yang dalam waktu dekat ini akan menggemparkan DUNIA!!!

Anime ini diadaptasi dari novel yang berjudul sama. Novel tersebut dibuat oleh Sigsawa Keiichi sebagai pengusung cerita dengan illustrator handalnya yaitu Kuroboshi Kouhaku. Novel tersebut pertama kali meledak pada tahun 2014 dan ternyata oh ternyata, keseruannya 11:12 dengan cerita orisinil SAO.

Untuk selengkapnya, berikut ini review anime Sword Art Online Alternative: Gun Gale Online versi Sakuranime.

Informasi:

Sinonim: SAO Alternative Gun Gale Online
Judul Jepang: ソードアート・オンライン オルタナティブ ガンゲイル・オンライン
Tipe: TV
Episode: 12
Status: Selesai
Tanggal rilis: 8 April 2018 – 1 Juli 2018
Musim: Spring 2018
Lisensi: Aniplex of America
Studio: Studio 3Hz
Diangkat dari: Light novel
Genre: Action, Fantasy, Game, Military, Sci-Fi
Durasi: 23 menit per episode
Rating: PG-13 – Teens 13 or older

Sinopsis:

Mengambil setting waktu setelah kehadiran Kirito dan Shinon menggemparkan GGO. GGO masih terus berkembang dan telah menghadirkan berbagai event seru, salah satunya adalah Squad Jam.

Di sisi lain, seorang gadis mahasiswa semester satu bernama Karen selalu mengeluh tentang tinggi badannya yang menurutnya tidak normal, sampai akhirnya ia menemukan game GGO di mana avatarnya merupakan gadis chibi, imut, dan ia menyukainya.

Nicknamenya adalah Llenn, ia kemudian bertemu dengan Pitohui, gadis priang yang sadis. Setelah beberapa insiden terjadi, Llenn harus menghentikan Pitohui dalam event Squad Jam agar Pitohui tidak bunuh diri.

Story: 8.0/10

Seru rasanya melihat gadis kecil yang ikut berkontribusi dalam Squad Jam, pertarungan Battle Royale yang cukup populer di GGO, bahkan setara dengan event BoB yang dulu pernah diikuti Shinon dan Kirito.

Kamu bisa melihat penjelasan rumit tentang nama senjata, cara kerjanya, strategi, dan segala hal yang biasanya ada di dunia senjata. Pokoknya Pedang Excalibur nggak bakalan ada di anime ini.

Sayang sekali kalau menurut Sakuranime ceritanya masih mudah ditebak. Seperti siapa si A di dunia nyata, apa yang akan dilakukan si B, dan siapa yang akan menang. But, secara progress, anime ini sudah sangat menghibur.

Grafis: 7.5/10

Grafis tidak sebagus SAO, atau SAO musim ke-2 yang sama-sama menceritakan tentang Game GGO. Tapi rasanya sudah cukup bagus untuk anime sekarang ini. Beda dengan SAO yang dulu, entah mengapa karakter moe di anime ini lebih banyak, mengingat karakter utamanya juga loli sih.

Studio yang menggarap seri SAO yang satu ini adalah Studio 3Hz. Penggambaran karakter cukup bagus, apalagi adegan fight baku tembak menembak yang cukup mulus dan terasa banget. Kalau yang paling berbekas sih penggambaran karakternya, khususnya yang loli-loli, muehehe.

Karakter: 7.7/10

Hmm… rasanya sih masih sama dengan SAO season ke-2, di cerita alternative-nya ini juga tidak memperlihatkan banyak karakter. Meski begitu, setiap karakter masih berperan penting untuk membuat cerita makin menarik seperti kehadiran beberapa Squad petarung baik itu rival atau teman si Llenn.

Apalagi di tambah dengan kehadiran para pemain di dunia nyata, rasanya seperti melihat dua karakter yang sama di dunia yang berbeda. Tapi tetap saja, di dunia game yang lebih dominan diperlihatkan. Berikut ini beberapa karakter penting di SAO Alternative: Gun Gale Online, tapi yang diperlihatkanya bukan yang aslinya, silahkan nonton sendiri kalau penasaran muehehe:

#1. LLENN

Di dunia nyata, ia ini gadis yang selalu putus asa terkait dengan tinggi badannya, padahal sebenarnya banyak yang kagum dengannya karena tinggi badan yang mirip model. Ia kemudian meminta saran pada temannya Miyu bagaimana caranya ia bisa menjadi chibi. Ia tertarik dengan game dan mencoba segala game, sampai akhirnya ia menemukan sosok chibi di GGO.

Ia suka dengan apapun yang imut dan kecil. Dalam game, ia dikenal sebagai “Iblis Pink” karena pakaiannya serba pink, larinya cepat, dan membunuh dengan cara brutal. Di GGO sendiri avatar pendek seperti Llenn dengan tinggi cuma 150 cm sudah dianggap langka. Meski begitu, ia adalah gadis polos seperti umumnya. Senjata favoritenya adalah P-chan, P90 yang bisa bicara loh.

#2. Pitohui

Gadis serba hitam yang mengingatkan kita pada Kirito. Gadis ini hebat dalam segala jenis senjata, bisa dibilang multitalenta. Ia hebat dalam bela diri tangan kosong, menggunakan pistol, ahli sniper, bahkan Photon Sword yang mirip Kirito, tapi payah sih dalam strategi. But, kekuatannya tak perlu yang namanya strategi. Ambisinya cukup aneh, yaitu kematian.

#3. M

Llenn bilang M itu singkatan dari “Map” atau “Mapper” karena M-san ini jago membaca peta, tapi ternyata singkatan dari “Masokis” hahaha. M merupakan pria besar kenalan Pitohui yang pernah menjadi satu tim Llenn. Ia ini jago dalam sniper jarak jauh. Dia orang yang cukup ditakuti di dunia GGO sebagai sniper andalan, mungkin sama tenarnya kek Shinon.

Skill menembaknya yang sangat ditakuti oleh musuh karena senjata rifle-nya tidak memiliki Bullet Line. Bukan karena ia Cheater, tapi ia punya trik tersendiri. Meski terlihat sangar, sebenarnya ia pria Masokis yang suka mengundang tawa XD. Senjata utamanya adalah M14 EBR jenis Sniper Rifle. Mungkin nggak sebadass Sniper Hecate II milik Shinon, tapi yah sudah cukup membunuh musuh dengan HeadShoot tajamnya.

#4. Fukaziroh

Ia muncul dipertengahan cerita ketika Llenn membutuhkan rekan untuk masuk ke Squad Jam ke-2. Fuka menjadi gadis chibi ke-2 di GGO selain Llenn dan suka meledakkan apapun menggunakan MGL-140, senjata Gun Granate yang cukup berat, tapi ia memegang satu di masing-masing tangannya, luar biasa yah loli satu ini XD

Soundtrack: 7.2/10

Untuk soundtrack sih tidak ada yang terlalu special. Tidak sebagus SAO musim pertama atau kedua, tapi tetap saja masih nyaman didengar, apalagi cukup nyambung dengan jalan cerita. Untuk openingnya dinyanyikan oleh Eir Aoi dengan judul Ryuusei. Sedangkan endingnya dinyanyikan langsung oleh seiyuu Llenn yaitu Tomori Kusunoki berjudul To See the Future. Btw, sumpah suara seiyuu Llenn lembut banget yah?

Keseluruhan: 7.9/10

review sao alternative ggo indonesia

Untuk sebuah cerita alternative, anime ini lebih dari yang diharapkan. Untung endingnya tidak menggantung, tapi sebenarnya masih ada cerita lanjutan di mana 4 karakter utama kita akan bertarung di Squad Jam ke-3 sebagai tim. Di anime ini juga ada kehadiran Kirito dan Shinon, tapi samar-samar doang sih.

Selain itu, karakter utama yang digambarkan chibi ini ternyata cukup unik. Sempat mengira kalau anime ini bakal sering memperlihatkan fanservice loli di mana-mana, tapi ternyata anime ini masih memperlihatkan serunya pertandingan Battle Royale, bahkan sesekali diperlihatkan adegan sadis. Ini yang disukai dari SAO, meski banyak hal unik, tapi tetap fokus pada cerita.

Video Trailer:

Read More! Review Mononoke Hime “Anime 1997 itu ampas!” Udah Nonton Belum?

Oke arigatou semuanya yang sudah mau nongkrong di situs ini, kalian boleh share dan bagi yang belum nonton sebaiknya nonton deh. Sampai jumpa di review anime yang akan datang dan salam animelovers Indonesia.

Klik gambar di bawah!