Sakuranime.com – Review lagi guys, kali ini datang dari salah satu anime romance yang cukup memuaskan kalau menurut Sakuranime, soalnya beberapa aspek “Anime romance” kesukaan mimin ada di anime ini. Judulnya adalah Tada-kun wa Koi wo Shinai, sebuah anime rilisan spring 2018 yang diadaptasi tidak dari novel, manga, atau apapun itu, tapi anime ini diadaptasi original yang artinya ceritanya belum pernah ada sebelumnya.

Terus aspek apa yang mimin maksud tadi? Aspkenya adalah anime ini punya romance yang kental, rival cinta, komedi yang terselip, dan ending yang memuaskan. Oke guys, untuk lebih lengkapnya, simak review anime Tada-kun wa Koi wo Shinai versi Sakuranime di bawah ini.

Informasi:

Judul Inggris: Tada Never Falls in Love
Sinonim: Tada Doesn’t Fall in Love
Judul Jepang: 多田くんは恋をしない
Tipe: TV
Episode: 13
Status: Selesai
Tanggal rilis: 5 April 2018 – 28 Juni 2018
Musim: Spring 2018
Produser: Media Factory, AT-X,Docomo Anime Store, BS11
Lisensi: Sentai Filmworks
Studio: Doga Kobo
Diangkat dari: Original
Genre: Comedy, Romance, Slice of Life
Durasi: 23 menit/episode
Rating: PG-13 – Teens 13 or older

Sinopsis:

Berawal ketika seorang fotografer muda bernama Tada bertemu dengan seorang gadis bule bernama Teresa. Dari pertemuan tersebut, mereka kemudian sering bertemu. Teresa adalah orang asing dari Negeri Luxembourg yang memilih Jepang sebagai lanjutan studinya, tapi alasan lainnya adalah ia suka dengan Negeri asal “Rainbow Shogun”, cerita kesukaannya.

Disisi lain, seorang pemuda yang tergabung dalam klub fotografi di sekolahnya bernama Tada ini tidak peka akan cinta. Ia dikenal sebagai pria sopan dan tidak banyak bicara. Suatu hari, Tesera bersama temannya Alexandra masuk sebagai murid pindahan di sekolahnya dan ikut bergabung dalam klub fotografi. Dimulailah kisah Tada untuk mengerti apa yang namanya cinta.

Cerita: 8.0/10

Untuk sebuah anime romance, ceritanya sesuai dengan mimin harapkan. Di sini kamu bisa menemukan kisah cinta yang terhalang status dan jarak. Tada cuma seorang pria Jepang biasa dan Tesera adalah gadis yang punya pengaruh besar di Negerinya.

Tsere merupakan Puteri dari Raja Luxembourg yang artinya dia akan menjadi Ratu kelak. Takdirnya sudah ditentukan oleh orang tuanya sebelum ia lahir, seperti penjodohan, tahta, dan lainnya. So menurut Sakuranime, halangan seperti itu lebih berat daripada memiliki rival kaya dan ganteng.

Disini kamu juga bisa melihat betapa kuat perasaan sang main character cowok terhadap si cewek. Ia rela pergi jauh meninggalkan Negeri-nya untuk bertemu dan mengungkapkan perasaannya, hal yang jarang Sakuranime lihat di anime romance manapun.

But, kisah cinta antara dua karakter utama kita ini tidak terlalu di bahas di awal cerita, kisah mereka dijadikan sebagai klimaks yang tepat untuk anime ini. Tapi tidak hanya itu kisah cinta di anime ini, di awal anime kamu juga bisa melihat kisah cinta lainnya dari teman si MC yang menurut Sakuranime juga seru dan unik.

Grafis: 7.5/10

Untuk masalah kualitas grafis dihendel langsung oleh Doga Kobo Studio. Anime ini bukanlah anime romance dengan grafis terbaik yang pernah Sakuranime tonton, namun begitu juga sebaliknya. Desain karakternya sangat bagus dan detail, terlihat ganteng-ganteng dan cantik, khususnya MC cowok yang beuh ganteng maksimal.

Untuk sebuah anime yang juga mengisahkan tentang masa muda klub fotografi, tentu saja penggambaran karya-karya yang diambil oleh jepretan fotografer muda kita ini digambarkan dengan sangat bagus, detail, dan beautiful. So overall untuk masalah grafis, cukup bagus dan tidak mengecewakan.

Karakter: 7.7/10

Karakter yang terbilang unik dan beragam, khususnya kedua karakter utama kita yang jarang ditemukan, toh kisah gadis bule dan pria lokal jarang ditemukan. Tapi, untuk karakter-karakter pendukung lainnya rasanya sudah sangat sering ditemukan di anime romance lainnya seperti sahabat yang suka ngelucu, rival cinta yang terlalu berkilau, dan lainnya.

Tapi tetap saja, semua karakter “Mainstream” tersebut dibawakan dengan ciri khas anime ini. Karakternya terbilang cukup ramai, jarang-jarang dalam satu klub bisa berisi lebih dari 5 orang dan tentu saja ada karakter luar klub yang memeriahkan. Uniknya lagi, ada beberapa couple dalam klub tersebut yang menjadi bumbu lain selain kisah couple kedua MC kita.

Berikut ini karakter-karakter penting dalam anime Tada-kun wa Koi wo Shinai:

#1. Mitsuyoshi Tada

Punya masa lalu kelam tentang orang tuanya dan bercita-cita untuk menjadi photographer handal seperti ayahnya. Ia adalah pria tinggi, ikemen sangat, dan kalem. Seperti judul anime ini “Tada Never Falls in Love” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Tada tidak mungkin bisa jatuh cinta”, Tada ini susah mengerti apa yang namanya cinta, tapi susah bukan berarti tidak bisa.

#2. Teresa Wagner

Putri nan jauh dari Negeri kecil nan indah di belahan Eropa. Ia sangat suka dengan cerita kuno dari Jepang yaitu Rainbow Shogun. Ia adalah gadis priang dan sering dipanggil oleh Tada sebagai gadis pembawa hujan karena sering kali saat mereka bersama, pasti bawaannya hujan mulu dan entah mengapa ia sangat terobsesi dengan foto batu XD

#3. Kaoru Ijuuin

Sahabat kecil dan yang paling dekat dengan Tada. Saat kecil, ia pernah ditolong oleh Tada dari Kappa (Mitos siluman Jepang) saat terperangkap di rawa, padahal Kappa itu tidak pernah ada. Ia sangat suka dengan Tada sebagai teman, menurutnya, Tada adalah sahabat paling berharga. Ia memiliki sifat priang, suka ngelawak, tapi jago memasak loh.

#4. Alexandra Magritte (Alec)

Sahabat sejak kecil sekaligus penjaga Teresa. Sama seperti Ijuuin, di pihak Teresa, ia ini sahabat paling dekatnya. Karena itulah ketika ada yang jahil dengan Teresa, ia akan mengeluarkan jurus ninja dan memberikan tatapan sinis pada musuhnya XD

#5. Charles de Loire

Nah rival utama si MC cowok. Ia diperkenalkan sebagai tunangan dari Teresa dan sudah dijodohkan sebelum Teresa belum lahir. Ia adalah pria bangsawan dan kaya, ganteng, dan entah mengapa ia bisa mengerti bahasa hewan XD

#6. Hajime Sugimoto (Pin-senpai “In-focus-senpai”)

Ketua klub fotografi disekolahnya. Ia adalah pria busuk yang suka ngomong tidak senonoh dan mengidolakan Hina, model favoritnya sampai-sampai memajang foto bikini Hina di ruang klub XD. Tapi meski begitu, ia punya cita-cita menjadi fotografer handal dan memang hasil fotonya sangat bagus. Oh iya, dia juga pintar loh, ia sering dapet top rank di sekolahnya.

#7. Hinako Hasegawa (Hina)

Tanpa disadari oleh Pin-senpai, sebenarnya Hinako ini adalah model favoritenya Hina yang tidak mau identitasnya bocor. Tapi meski begitu, sebenarnya Hinako ini jelas banget kalau dia Hina, cuma yah para lelaki di klub tersebut emang rada-rada miring XD padahal Teresa dan Alec bahkan Charles tahu kalau dia sebenarnya Hina.

Ia terlihat jelas suka dengan Pin-senpai dan mereka saling memanggil dengan nama depan masing-masing. Ia adalah gadis favorite mimin di anime ini, soalnya beuh cantik banget. Tapi meski terlihat kalem dan pintar, ia nggak jago banget kalau soal memotret, hmm… mungkin tujuannya masuk klub cuma ingin dekat dengan Pin-senpai.

#8. Kentarou Yamashita (Yamashita-ken)

Ia sering dipanggil oleh teman-teman klubnya dengan sebutan Yamashita-ken (Anjing Yamashita) karena sifat mirip anjing seperti pemalas, suka jika dielus, dan hanya menjawab panggilan siulan oleh Tada seorang. Sifatnya priang, dan suka dengan wanita dewasa, padahal ada adiknya Tada yang suka dengannya. Oh iya, ia juga musuh alaminya Nyanko Big (Kucing peliharaan Tada) dan selalu bertengkar jika bertemu XD

#9. Yui Tada

Adik dari Tada, ia bukan anggota klub, tapi kesehariannya selalu membantu kakeknya di caffe. Sayang sekali loli yang satu ini jarang tampil, tapi ia termasuk dalam jaringan cinta di anime ini karena ia suka dengan Yamashita-ken, sayangnya seperti yang Sakuranime bilang tadi, Yamashite-ken suka dengan wanita yang lebih tua 🙁

Soundtrack: 7.9/10

Hmm… lagu opening dan endingnya sama-sama bagus. Tapi kalau disuruh milih nih, mimin lebih suka endingnya karena suara si penyanyinya lembut banget. Sedangkan ending di bawakan dengan priang dan penuh semangat dengan suara vokalis laki-laki yang penuh energi.

Openingnya berjudul Otomodachi Film yang dibawakan oleh Masayoshi Ooishi. Sedangkan untuk endingnya dibawakan oleh sang seiyuu dari Teresa yang bernama Manaka Iwami berjudul Love Song. Untuk insert songnya sih yah lumayan, sudah cukup untuk membuat kita merasakan kisah cinta di anime ini.

Keseluruhan: 8.1/10

Anime ini sukses membuat mimin kagum dengan endingnya meski menurut mimin ceritanya belum ending yang sempurna. Masih banyak yang belum terungkap di anime ini dan ceritanya masih bisa berkembang. Tapi meski ada gantungnya dikit, kamu nggak bakal terlalu merasakannya karena sibuk dengan happy end yang cukup memuaskan.

Anime ini bukanlah kisah drama romance yang bikin menangis, ada banyak kisah komedi yang terselip di anime ini. Karena anime ini original, info tentang season lanjutan tidak diketahui sampai ada konfirmasinya. Semoga saja dengan ending yang cukup baik ini bukan akhir dari kisah cinta Tada dan Tesera yah 🙂

Video Official Trailer:

Read More! Review Mary to Majo no Hana, “Kita Tidak Perlu Sihir!”

Oke sekian review kali ini, kalian bisa mengutarakan pendapat kalian tentang anime yang satu ini. Well, sampai jumpa di review anime pilihan lainnya dan salam anime lovers Indonesia.

Review Tada-kun wa Koi wo Shinai
Review Tada-kun wa Koi wo Shinai Indonesia | Sakuranime.com
Klik gambar di bawah!